Bunga Chrysanthemum atau Bunga Seruni dari pexels.com oleh Saifullah Hafeel

Banyak orang menyukai bunga chrysanthemum/seruni karena bentuk, warna, dan aromanya. Sayangnya, versi bunga potongnya bisa cepat layu ketika sudah sampai di rumah.

Untuk bisa menikmati keindahan bunga ini lebih lama, menanamnya langsung akan jauh lebih menguntungkan. Di bawah ini telah terangkum sejumlah informasi penting bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang chrysanthemum/seruni.

Asal

Bunga chrysanthemum/seruni berasal dari Asia Timur dan wilayah timur laut Eropa. Nama “chrysanthemum” diambil dari bahasa Yunani kuno yaitu “chrysos” (emas) dan “anthemon” (bunga). Selain seruni, bunga ini juga disebut krisan.

Sejarah Singkat

  1. Cina. Chrysanthemum pertama kali dibudidayakan di Cina dan muncul dalam catatan di abad 15. Salah satu kota di Cina yang bernama Chu-Hsien jika diterjemahkan secara literal bermakna “Kota Chrysanthemum”. Bunga chrysanthemum adalah salah satu dari “empat tanaman bangsawan” di Cina selain bambu, persik, dan anggrek.
  2. Jepang. Para biarawan Budha dari Cina memperkenalkan bunga ini ke Jepang sekitar abad 5. Dalam waktu singkat chrysanthemum (“kiku” dalam bahasa Jepang) dijadikan lambang resmi kekaisaran.
  3. Eropa. Karl Linnaeus, seorang ahli taknonomi memperkenalkan chrysanthemum ke Eropa pada abad 17.
  4. Amerika Serikat. Chrysanthemum sampai di AS pada zaman penjajahan. Hingga saat ini, bunga chrysanthemum masih menjadi bunga terpopuler di sana sampai disebut sebagai Ratu Bunga Musim Gugur.

Habitat dan Iklim

Chrysanthemum umumnya tumbuh di wilayah subtropis atau beriklim sedang. Sebagian besar genus merupakan tanaman perenial. Di habitat aslinya, chrysanthemum bisa ditemukan tumbuh di lereng pengunungan, pinggiran sungai, padang rumput, ladang, dan pantai.

Bunga ini bisa tumbuh baik dengan suhu dingin atau hangat, tetapi tidak dengan suhu yang panas. Suhu ideal bagi chrysanthemum adalah 20-24 °C. Bunga yang tumbuh di awal musim gugur ini kemudian disebut sebagai bunga bulan November.

Di samping itu, chrysanthemum memerlukan pencahayaan yang cukup dan tanah berdrainase baik dengan pH rata-rata 5,5-7. Tempat terbaik untuk budi daya chrysanthemum di Indonesia adalah wilayah dengan ketinggian 700-1200 m dpl.

Bentuk, Warna, dan Aroma

Sebagai salah satu anggota dari famili Asteraceae, chrysanthemum/seruni memiliki ciri-ciri umum sebagai berikut.

  1. Ukuran. Sebagian besar chrysanthemum memiliki tinggi rata-rata 30-91 cm. Varietas dengan bunga yang besar akan tumbuh pada batang yang lebih tinggi. Bunga ini tumbuh membentuk semak yang lebat. Jika ditanam dengan jarak yang benar, tanaman ini akan berkembang dengan cepat.
  2. Akar. Akar serabut tanaman ini tumbuh menyebar daripada memanjang ke dalam tanah.
  3. Batang. Bentuk bulat, permukaan kasar, berwarna hijau, tekstur lunak, dan tumbuh tegak.
  4. Daun. Lonjong, pangkal membulat, dan ujung meruncing. Tulang daun menyirip dan tepinya bergerigi. Daun tumbuh di sepanjang batang berselang-seling.
  5. Bunga. Bentuk bunga chrysanthemum bermacam-macam tergantung jenisnya. Ada yang tunggal, pompon, anemone, dll. Setiap bunga terdiri dari bunga-bunga kecil yang disebut floret (bunga kecil). Bisa memiliki disk flower dan ray flower atau hanya salah satu saja. Spesies hasil budi daya dan jenis hibrida biasanya mempunyia flower head yang lebih besar. Sedangkan flower head chrysanthemum liar cenderung lebih kecil.
  6. Warna. Warna oranye, putih, kuning, ungu, merah, merah muda umum ditemui pada chrysanthemum. Sedangkan jenis hibridanya bisa memiliki lebih dari satu warna pada satu bunga. Tidak ada chrysanthemum berwarna hitam dan pelangi.

Baca juga : Fakta Bunga Adenium, Si Cantik dari Gurun

Arti/Makna

Bunga chrysanthemum yang tumbuh di musim gugur ini menandakan kebahagiaan dan keindahan. Makna lainnya adalah kesetiaan, optimisme, dan umur panjang.

Berdasarkan Budaya

  1. Para pemeluk agama Budha menjadikan chrysanthemum sebagai persembahan karena bunga ini diyakini memiliki energi “Yang” yang kuat.
  2. Chrysanthemum merupakan bunga resmi untuk hari ibu di Australia sehingga tanaman ini sering disebut “mum”.
  3. Di beberapa negara Eropa seperti Austria dan Belgia, bunga ini secara khusus dipakai dalam pemakaman untuk menghormati orang yang sudah meninggal.
  4. Orang Amerika memaknai chrysanthemum dengan positif. Bunga ini sering dipakai sebagai hadiah untuk ibu atau kekasih, perayaan pindah ke rumah baru, dan homecoming football games.
  5. Pada masa Ratu Victoria, chrysanthemum melambangkan harapan baik dan persahabatan.
  6. Dalam tradisi Cina, chrysanthemum diberikan kepada orang yang lebih tua karena melambangkan umur panjang dan keberuntungan.
  7. Supreme Order of the Chrysanthemum adalah salah satu penghargaan bergengsi di bidang militer Jepang. Orang Jepang memperingati hari nasional chrysanthemum atau Festival of Happiness.

Berdasarkan Warna

Warna chrysanthemum yang beragam juga memiliki makna penting.

  • Chrysanthemum kuning : duka, cinta yang ditinggalkan
  • Chrysanthemum merah : cinta, gairah
  • Chrysanthemum putih : kesetiaan, kejujuran, kemalangan, ratapan
  • Chrysanthemum violet (ungu lembayung) : harapan untuk segera sembuh

Cara Menanam

Menanam chrysanthemum perlu perencanaan yang matang apalagi kalau Anda memulai dari penyemaian benih. Selain itu, Anda harus memperhatikan cuaca di tempat Anda tinggal.

  1. Pertama-tama pilih jenis bunga dengan dipertimbangkan warna, bentuk, dan karakteristik khusus lain.
  2. Anda bisa menanam dengan menggunakan setek pucuk, bibit asal kultur jaringan, atau langsung membeli chrysanthemum versi anakan. Chrysanthemum kecil/belum dewasa (anakan) ini sudah memiliki akar dan daun. Versi ini lebih mudah ditanam dan tidak perlu waktu terlalu lama untuk mekar.
  3. Meski bunga ini suka sinar matahari, pembuatan naungan diperlukan terutama jika Anda menanam di lokasi yang sering hujan. Tapi jika hanya menanam 1-2 bunga di pot, Anda bisa memasukkan bunga ke dalam rumah saat cuaca memburuk.
  4. Di Indonesia, chrysanthemum bisa ditaman di awal musim penghujan.
  5. Pilih pot tanah liat dengan lubang yang cukup di bawahnya untuk menjaga kelembapan tanah.
  6. Campuran tanah yang bisa dipakai adalah sabut kelapa, sekam bakar, dan pupuk kompos (1:1:1). Atau langsung beli tanah siap pakai untuk chrysanthemum.
  7. Tancapkan anakan chrysanthemum dengan hati-hati ke dalam tanah.
  8. Kalau menanam langsung di lahan kebun, pastikan kedalamannya sama (kira-kira 3 cm) seperti saat menanam di pot. Rata-rata jarak tanam adalah 45-90 cm dan sesuaikan menurut jenis bunga.
  9. Simpan pot di tempat teduh selama 2 minggu terlebih dahulu sampai akarnya sudah memperkuat posisinya.

Baca juga : Bunga Lavender, Penghias Taman Beraroma Khas

Pemeliharaan

Tergantung tujuannya, chrysanthemum bisa ditanam sebagai bunga potong atau tanaman hias saja. Keduanya memerlukan perawatan yang berbeda, tetapi perawatan di bawah ini berlaku untuk chrysanthemum secar umum.

  1. Siram dengan rutin di bagian tanahnya secukupnya pada pagi hari. Usahakan tanah memiliki kelembapan yang cukup, tidak terlalu basah atau terlalu kering.
  2. Beri pupuk cair, tetapi hentikan pemakaian ketika kuncup bunga mulai terbuka (setengah kuncup). Tanaman ini juga menyukai kompos dan pupuk kandang. Pemupukan bisa dilakukan 1 hingga 2 bulan sekali.
  3. Penambahan mulsa akan bermanfaat untuk menjaga kelembapan tanah dan mencegah tumbuhnya gulma.
  4. Pinching (pembuangan tunas pucuk) perlu dilakukan terutama untuk tanaman pot supaya lebih rimbun. Buang tunas pucuk berukuran 0,5-2,5 cm secara manual dengan tangan 9 hari setelah penanaman. Biasanya ini cukup dilakukan sekali saja.
  5. Penyakit yang bisa menyerang chrysanthemum adalah cendawan/jamur. Jika tanaman menunjukkan tanda-tanda sakit, segera singkirkan dan buang bagian yang terinfeksi. Gunakan fungisida bila perlu terutama untuk kasus yang cukup berat.

Merawat Bunga Potong

Chrysanthemum potong jenis tertentu bahkan mampu bertahan selama 2-3 minggu di dalam vas. Setelah memilih jenis bunga yang diinginkan, merawat bunga potong tidaklah sulit.

  1. Potong tanaman ketika bunga hampir atau sudah mekar.
  2. Potong daun di bagian bawah yang kiranya akan tercelup air untuk mencegah pembusukan.
  3. Ganti air secara rutin dan letakkan vas di area yang dingin untuk memperpanjang masa hidupnya.

Manfaat Chrysanthemum/Seruni

Faktanya, chrysanthemum juga bermanfaat di bidang-bidang lain selain sebagai tanaman hias dan bunga potong.

  1. Masakan dan Minuman. Bunga chrysanthemum kuning dan putih (dari morifolium) bisa diseduh sebagai teh. Di Cina, daunnya direbus, dikukus, atau ditambahkan ke dalam sejenis sup. Orang Korea menggunakan bunga ini untuk rice wine dan orang Jepang memakainya sebagai garnish sashimi.
  2. Obat. Meminum teh bunga chrysanthemum atau mengonsumsi suplemen chrysanthemum dipercaya memiliki manfaat menyembuhkan berbagai penyakit. Contoh: tekanan darah tinggi, sakit kepala, diabetes, demam, dsb.
  3. Pembersih Polusi. NASA Clean Air Study menyatakan bahwa chrysanthemum mampu mengurangi polusi di dalam ruangan.
  4. Pembasmi Hama. Pyrethrum yang terkandung dalam chrysanthemum adalah bahan beracun yang mampu membunuh serangga. Minyak dari bunga chrysanthemum diekstrak dan dijual dalam bentuk produk pembasmi hama.
Leave A Comment

Produk Pilihan
  • tabitha-standing-flower-duka-cita-dari-athaya-dengan-rangkaian-bunga-mawar-putih-lili-baby-breath-anggrek-bulan-daun-palm-kering
    Tabitha

    Original price was: Rp 2.700.000.Current price is: Rp 2.300.000.

  • sakira-bunga-papan-pernikahan-dari-athaya-dengan-desain-unik-dan-perpaduan-rangkaian-bunga-segar-yang-selaras
    Shakira

    Original price was: Rp 800.000.Current price is: Rp 600.000.

  • amelia-bunga-papan-duka-cita-dari-athaya-dengan-rangkaian-bunga-satu-jambul-diatas-dan-satu-jambul-di-bawah
    Amelia

    Original price was: Rp 900.000.Current price is: Rp 700.000.

Produk Favorit
Hand Bouquet
Standing Flower
Bunga Meja