peony-flower-on-pexels-by-irina-iriser

Bunga Peony atau Botan dalam bahasa Indonesia termasuk dalam tanaman yang mampu hidup lama sekitar 100 tahun. Bunga ini adalah tanaman kebun yang populer di daerah beriklim sedang.

Asal

Peony adalah flora endemik Asia, Europa, dan Amerika Utara. Sejarah mencatat bahwa bunga Peony sudah ada 1000 tahun sebelum masehi di Tiongkok. Beberapa jenis Peony tumbuh secara alami di daerah tertentu saja, misalnya P. brownii di Utah dan California, AS. Kepopuleran bunga ini pun terjadi secara bertahap di berbagai negara:

  • Japan di awal abad 11,
  • Prancis dan Inggris di abad 18, dan
  • AS di akhir tahun 1800-an dan awal tahun 1900-an

Nama Peony diambil dari kata bahasa Yunani yaitu “Paeon”. Ada dua mitologi Yunani yang mendasari penamaan ini.

  • Versi pertama. Paeon merupakan dokter/dewa penyembuh. Sang guru Asclepius yang iri dengan kemampuan Paeon berencana untuk membunuhnya. Untuk mencegah hal buruk, dewa Zeus mengubah Paeon menjadi bunga yang disebut Peony.
  • Versi kedua. Dalam kisah ini, Paeonia adalah seorang peri yang sangat cantik hingga menarik perhatian Apollo (anak Zeus). Saking cantiknya, bahkan Aphrodite sang dewi kecantikan merasa cemburu. Akhirnya Aphrodite mengubahnya menjadi bunga Peony.

Habitat dan Iklim

Peony umumnya ditemukan di daerah beriklim sedang. Di alam liar, Peony sering tumbuh di hutan-hutan, tetapi ada juga yang tumbuh di kawasan pegunungan.

Peony termasuk tanaman yang tahan dingin, tetapi suhu di bawah 3 °C bisa mengancam bunga ini. Pada suhu yang terlalu dingin, ada kemungkinan bunganya tidak mekar atau tunas tidak tumbuh. Sebaliknya, jika suhu terlu tinggi tanaman akan mudah layu. Dengan demikian, suhu ideal bagi Peony adalah 15-18 °C.

Meski terbiasa dengan cuaca dingin, Peony masih bisa ditanam dalam cuaca panas. Anda tidak perlu khawatir sebab ada beberapa jenis Peony yang toleran terhadap panas dan hujan, contohnya Itoh Peony dan Coral Charm Peony.

Bentuk, Warna, dan Aroma

Umumnya, Peony dibagi menjadi 3 yaitu Herbaceous Peony (rempah), Tree Peony (berkayu), dan Intersectional Peony (hasil persilangan Herbaceous Peony dan Tree Peony). Berdasarkan bentuk, ada 6 jenis Peony: tunggal, bom, anemone, Jepang, ganda, dan semi ganda. Untuk mengenali rupa bunga Peony, simak ciri-ciri dasarnya berikut ini.

  • Bentuk

Peony bisa tumbuh hingga mencapai tinggi 1-3,5 meter. Bentuk daunnya besar dan berwarna hijau. Sekilas, bentuk bunganya mirip mangkok dan bisa mencapai diameter 25 cm. Bahkan ada yang mengira Peony sebagai tanaman kol. Akar tipis mengumpulkan air dan mineral sedangkan akar tebal menjadi tempat penyimpanan. Nektar Peony lebih menarik semut daripada burung dan serangga.

  • Warna

Peony tersedia hampir dalam semua warna kecuali biru. Dari sekian warna, Peony putih dan merah muda adalah yang banyak dikenal orang.

  • Aroma

Sebagian besar jenis bunga Peony tidak memilki aroma yang kuat atau khusus. Bahkan ada beberapa yang sama sekali tidak berbau. Sejumlah orang mendeskripsikan aroma Peony sebagai aroma yang mirip dengan mawar, water lily, lemon, atau citrus. Aroma Peony bisa berubah-ubah dalam sehari tergantung dari suhu, kelembapan, dan umur tanaman. “Festiva Maxima” adalah salah satu jenis Peony yang paling harum.

Baca juga: Carnations, Bunga Dewa Beragam Warna

peony-flower-on-pexels-by-revac-films-and-photography

Arti/Makna

Bunga Peony memilki beragam makna seperti rasa malu, kebahagiaan, cinta, keberuntungan, kekayaan, keberanian, dan penghormatan. Mitologi, sejarah, dan budaya juga memengaruhi bagaimana orang memaknai bunga ini.

Misalnya, simbol rasa malu berasal dari mitologi Yunani yang melibatkan peri bernama Paeonia. Makna lain pun berkembang pada era Victoria. Seseorang yang menggali Peony atau membiarkan daun dan bunganya layu/kering, dipercaya akan mendapatkan kutukan dan kesialan.

Di Jepang dan Tiongkok, Peony memiliki makna yang lebih positif. Bunga ini sering dipakai dalam upacara keagamaan dan tahun baru Cina. Pada zaman dahulu, hanya Kaisar Cina yang memakai Peony. Kemungkinan besar hal ini terjadi karena Peony melambangkan penghormatan, keberuntungan, dan keberanian.

  • Simbolisme menurut warna

    1. Merah (cinta, romansa, penghormatan). Seperti warna merah lain, ini adalah pilihan tepat untuk diberikan kepada pasangan Anda.
    2. Kuning (awal baru, optimisme, kebahagiaan). Peony kuning bisa dihadiahkan untuk perayaan rumah baru, ketika memulai pekerjaan baru, atau bahkan untuk mereka yang baru saja putus.
    3. Merah muda (kemakmuran, keberuntungan, kasih sayang). Peony merah muda populer sebagai buket bunga pernikahan. Karena makna kasih sayang tidak terbatas hanya pada pasangan, maka bisa dihadiahkan kepada teman atau orang tua.
    4. Putih (rasa malu). Berikan bunga ini jika Anda merasa bersalah dan ingin meminta maaf kepada seseorang.

Cara Menanam

Walaupun bukan termasuk tanaman yang rewel, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi supaya bunga Peony tumbuh subur.

  • Lokasi

Ketika memilih lokasi, ada beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan. Pilih tempat di mana Peony bisa mendapat sinar matahari selama 8 jam sehari. Peony cukup rentan terhadap angin kencang, jadi pastikan lokasinya terlindung dengan memanfaatkan tembok, pagar, atau pohon besar. Jika pernah gagal menanam Peony di area tertentu di kebun/pekarangan, hindari tempat tersebut dan cari lokasi baru.

  • Jenis bunga

Kriteria pemilihan Peony bisa didasarkan pada jenis dan toleransi tanaman. Misalnya, Herbaceous Peony dan Tree Peony perlu ditanam pada kedalaman yang berbeda. Tergantung kondisi tempat tinggal Anda, ada Peony yang tahan air, tahan panas, dan tahan dingin.

  • Biji

Solusi yang lebih cepat dan mudah adalah membeli biji Peony yang sudah bertunas. Jika menyemai biji dari awal Anda harus menunggu lebih lama. Jadi, tidak sabar, sebaiknya jangan menggunakan metode ini.

Proses penyemaian biji yang lama ini (±4 bulan) meliputi:

    • penggosokan biji menggunakan amplas,
    • perendaman,
    • penanaman di media semai, dan
    • pendinginan dalam kulkas.
  • Penanaman

    1. Pada lokasi yang sudah sesuai, gali lubang di tanah dengan diameter 30-60 cm dan kedalaman 30 cm.
    2. Isi lubang dengan tanah organik yang cukup basah yang terdiri dari tanah kebun dan kompos (1:1).
    3. Tanam Peony dengan posisi akar di bawah dan pucuk atau “mata” di atas.
    4. Tutup dengan sisa tanah organik dengan ketebalan 5 cm, kemudian siram.
    5. Tergantung iklim dan jenis Peony-nya, tingkat kedalaman untuk menanam mulai dari 2,5-15 cm di bawah permukaan tanah.

Perawatan

  1. Siram Peony secukupnya sampai tanahnya lembap, tetapi tidak terlalu basah.
  2. Meski tidak wajib, Anda bisa memberikan sedikit pupuk dengan nitrogen rendah atau pupuk kompos. Sebarkan pupuk pada dasar tanaman dan bukan langsung di bunganya.
  3. Jika batang Peony lemah atau bunganya terlalu berat, pasang penyangga berkaki tiga untuk menyokong tanaman.
  4. Potong dan buang bunga dan daun yang mati secepat mungkin supaya tanaman tumbuh lebih kuat.
  5. Semut memang memakan nektar bunga, tetapi hal ini tidak akan merugikan Peony. Tanaman ini sendiri cukup tahan hama dan tidak mudah sakit.

Manfaat

  • Makanan dan minuman

Akar dan biji Peony bisa dimakan, tetapi bunganya lebih sering dipakai. Peony bisa diseduh menjadi teh. Kelopak bunganya juga dimasukkan ke dalam salad atau minuman seperti lemonade atau dicampurkan ke dalam jeli.

  • Kesehatan

Akar Peony bersifat sedatif, diuretik, dan tonik sehingga bisa berfungsi sebagai analgesik antispasmodik, and antiinflamatori. Orang Yunani, Eropa, dan Cina sudah menggunakan Peony untuk mengobati sejumlah penyakit misalnya demam, epilepsi, menstruasi, dan kram otot.

Tanaman ini juga mengandung 18 unsur (paeonol, catechin, paeoniflorin, dll.) yang bermanfaat untuk mengontrol sirkulasi darah dan menangani beberapa penyakit kardiovaskular. Akar tanaman bisa dikonsumsi dalam bentuk teh, kapsul, ekstrak, atau tingtur.

  • Kecantikan

Ekstrak Peony bekerja sebagai antioksidan, pelembab, dan penenang pada kulit. Produsen produk kecantikan juga menggunakan Peony untuk mengatasi masalah jerawat dan penuaan.

Leave A Comment

Produk Pilihan
  • leona-si-bunga-box-dari-athaya-dengan-rangkaian-bunga-mawar-pink-mawar-putih-anggrek-bulan-baby-rose-baby-breath-casablanca
    Leona

    Original price was: Rp 2.600.000.Current price is: Rp 2.300.000.

  • tamia-standing-flower-dari-athaya-dengan-rangkaian-bunga-mawar-lily-hortensia--krisan-baby-breath-dan-snap-dragon
    Tamia

    Original price was: Rp 1.700.000.Current price is: Rp 1.400.000.

  • ratna-parcel-buah-dari-athaya-dengan-yang-terdiri-dari-anggur-hijaumerah-pear-madu-apel-merah-buah-naga-jeruk-mandarin-mawar-merah-lily-daun-dolar
    Ratna

    Original price was: Rp 850.000.Current price is: Rp 700.000.

Produk Favorit
Hand Bouquet
Standing Flower
Bunga Meja