Bunga Strawflower

Bunga jerami hingga bunga sedotan adalah nama lain dari bunga strawflower. Tentu saja, penamaan tersebut dengan alasan yang jelas. Bunga yang hadir dengan kuncup warna-warni ini tampaknya juga menjadi hiasan tanaman yang sangat indah. Mau kenalan lebih jauh tentang bunga strawflower ini? Simak penjelasannya di sini.

Bentuk, Warna, & Aroma Bunga Strawflower

Asal mula nama strawflower sendiri diambil dari bahasa yunani, yakni “Xeros” artinya kering dan “Chrysos” artinya emas. Bunga ini merupakan bagian dari genus Xerochrysum.

Bunga strawflower memiliki tampilan seperti bunga plastik, tetapi ini sebenarnya bunga asli loh. Untuk warnanya sendiri, hadir dalam berbagai warna, mulai dari orange, putih, ungu, kuning, hingga pink yang tentunya memberikan kecantikan tersendiri pada taman.

Bunga ini bisa saja tumbuh di kondisi alam yang tropis, kering, hingga panas. Meski siklusnya sangat unik dan berbeda dengan tanaman pada umumnya, nyatanya tumbuhan ini tetap tumbuh dengan subur kok.

Nah, jika kamu pernah melihat bunga daisy, maka kurang lebih tampilan strawflower ini cukup mirip dengannya. Dengan tekstur kuncup bunga yang mirip seperti kertas, nyaris membuat orang salah kaprah tentang tanaman ini.

Namun, hal yang lebih uniknya lagi, kuncup tersebut bukanlah sebuah bunga, melainkan daun dengan bentuk dan tampilan yang begitu unik.

Cara Menanam Bunga Strawflower

Berikut tutorial memulai budidaya bunga strawflower di rumah:

1. Memilih lokasi terbaik untuk penanaman bunga

Meski bunga dapat tumbuh di bawah sinar matahari penuh, tetapi alangkah baiknya untuk menempatkannya di tempat yang teduh sebagian.

Pastikan kamu sudah menyediakan lahan yang cukup untuk proses pertumbuhan bunga strawflower ini.

2. Menanam bunga di waktu yang tepat

Untuk memulai proses penanamannya, kamu bisa mengawalinya dengan menaburkan benih sedikit demi sedikit ke permukaan tanah. Lalu, tekan tanah dengan pelan dan pastikan untuk tidak menanamnya terlalu dalam. Bagaimanapun juga, strawflower butuh cahaya yang cukup agar bisa berkecambah.

Hal tidak kalah penting adalah memastikan bahwa tanah selalu berada dalam kondisi lembab sampai benih berkecambah. Lakukan penanaman ke benih selanjutnya dengan jarak sekitar 30 cm pada masing-masing benih.

Nah, untuk daerah dingin, kamu bisa mulai menanam benihnya di dalam ruangan selama 6-8 minggu setelah itu barulah dipindahkan ke luar ruangan.

3. Merawat bunga jerami dengan benar

  • Pemberian mulsa pada tanaman dapat membantu mempertahankan kelembaban sekaligus mencegah tumbuhnya gulma di dalam tanah.
  • Jangan lupa untuk tetap memberikan pupuk organik sepanjang proses pertumbuhan bunga ini.
  • Siramlah tanaman secara menyeluruh dan biarkan tanah bagian atas mengering. Namun, jangan sesekali membiarkan akar terlalu banyak air untuk menghindari pembusukan akar dalam waktu singkat.
  • Potong batang utama ketika bunga sudah mencapai ketinggian 10-15 cm agar terus mendorong pertumbuhan cabang lainnya.

4. Mulai memanen bunga

Tak sabar banget dong pastinya. Nah, bunga strawflower atau bunga jerami sendiri seringkali digunakan sebagai bunga hias, baik itu dalam bentuk segar maupun kering.

Akan tetapi, waktu panen bunga jerami ini sayangnya tergantung dari tujuan penggunaanya.  Jika kamu ingin memanen bunga untuk keutuhan rangkaian bunga segar, maka dipanen saat 3-4 kelopak terbuka dengan catatan serbuk sari bagian tengahnya belum terlihat sama sekali.

Lalu, potong batang dan sisakan 4-5 tunas. Jangan lupa untuk mengupas daunnya dulu sebelum merendamnya dengan air.

Sementara itu, sebagai bunga kering, maka panenlah ketika hanya ada 2-3 kelopak bunga yang terbuka dengan kondisi serbuk sari kuning tidak terlihat.

Setelah itu, buanglah semua daun dan gantung bunga dengan posisi terbalik sampai benar-benar kering. Nantinya, kelopak perlahan akan terbuka ketika benar-benar kering. Bila perlu, kamu bisa menggunakan kipas angin untuk membantu proses pengeringan agar lebih cepat.

5. Simpan benih bunga strawflower

Eits, jangan sampai kamu membuang benih bunga strawflower ya. Pasalnya, benih-benih tersebut masih bisa loh ditanam untuk proses penanaman di tahun selanjutnya.

Namun, bagaimanakah cara mendapatkan benih tersebut? Gampang kok.

Kamu cukup membiarkan bagian bunga yang paling besar dan indah tetap berada di wadah tanam. Setelah itu, bagian tengah bunga perlahan akan memanjang dan membentuk parasut layaknya bunga dandelion. Angkatlah parasut tersebut ke atas dan benih kecil berwarna gelap akan menempel di pangkal bunga.

Catat Tips Ini Bila Ingin Menanam Strawflower

Proses budidaya bunga strawflower tidaklah mudah, untuk itu kamu perlu mengetahui beberapa tips penting ini saat menanam bunga strawflower.

1. Jarak antar bunga

Hal yang paling utama sekali adalah jarak antar bunga yang perlu diperhatikan sebelum menanam bunga strawflower. Sebaiknya, jangan menanam bunga dengan jarak terlalu rapat karena dapat menghambat pertumbuhan bunga.

Dalam hal ini, kamu bisa memberikan jarak sekitar 25-30 cm untuk masing-masing bibitnya. Apalagi kalau pertumbuhan bibitnya sudah mencapai 5-7 cm.

Dengan jarak yang sesuai, diharapkan pertumbuhan bunga tentu akan lebih baik karena mendapatkan sirkulasi udara yang cukup. Sekaligus, ini juga dapat melindungi tanaman dari serangan penyakit dan hama.

2. Cahaya dan tanah

Pastikan agar bunga strawflower selalu mendapatkan cahaya yang cukup setiap harinya. Ini berarti, kamu harus menanam tanaman tersebut di luar ruangan agar cahaya yang didapatkan lebih maksimal.

Selain penempatan tanaman, kamu juga perlu mementingkan tanah yang akan dipilih untuk menanam bunga ini. Tidak seperti tanaman pada umumnya yang butuh tanah yang gembur dan kaya unsur hara, sebab strawflower justru tetap tumbuh subur di media tanam normal seperti berpasir atau berbatu.

Tidak hanya itu, kamu juga perlu memastikan sistem drainase dari tanaman tersebut sangat baik. Dalam proses penanaman bunga, kamu perlu menggali tanah dengan kedalaman hingga 20 cm.

3. Air

Karena dapat tumbuh di udara panas dan kering, tanaman ini pun masih dapat tumbuh subur sekalipun tidak disiram hingga 1 minggu. Meski demikian, penyiraman sekali seminggu sangat dibutuhkan bunga ini untuk membuat bunga tumbuh dengan subur.

4. Kelembaban dan suhu

Seperti yang kita tahu, udara yang lebih disukai oleh strawflower adalah udara yang hangat atau cukup hangat. Jadi, suhu yang disarankan untuk tempat tumbuh tanaman ini berkisar 18-21 derajat celcius.

Tidak hanya itu, kamu juga tidak boleh menempatkan strawflower di tempat yang terlalu dingin. Sementara itu, untuk tingkat kelembaban yang diperlukannya yaitu rendah.

Itulah cara menanam bunga strawflower. Dengan manfaatnya yang banyak bahkan bisa dijadikan sebagai bisnis toko bunga, siapa sih yang tidak tertarik?

Tapi, jika kamu bingung dan sedang butuh rangkaian bunga menarik, cuss kunjungi katalog produk bunga dari Athaya Florist yang sudah dijamin kualitas bunganya di athaya.co.id.

Leave A Comment

Produk Pilihan
  • ailani-papan-bunga-duka-cita-dari-athaya-berupa-rangkaian-papan-bunga-segar-penulisan-ucapan-yang-dapat-disesuaikan
    Ailani

    Original price was: Rp 3.800.000.Current price is: Rp 3.000.000.

  • esmeralda-buket-bunga-dari-athaya-yang-dirangkai-dengan-bunga-segar-dan-pilihan
    Esmeralda

    Original price was: Rp 1.200.000.Current price is: Rp 900.000.

  • arsyana-bunga-papan-ucapan-dari-athaya-untuk-wilayah-jawa-timur-dan-bali
    Arsyana

    Original price was: Rp 2.000.000.Current price is: Rp 1.800.000.

Produk Favorit
Hand Bouquet
Standing Flower
Bunga Meja