Bunga Rhododendron Bentuk, Warna, & Makna

Bunga rhododendron adalah bunga yang mengeluarkan aroma yang sangat harum. Aromanya yang sangat khas pasti akan memudahkan kamu untuk mengenalinya. Lantas, seperti apa bentuk dan warna bunga ini?

Bentuk, Warna, & Aroma Bunga Rhododendron

Meski pelafalan dari bunga rhododendron sangatlah sulit, bunga ini memiliki rupa yang sangat elegan, sehingga cocok dijadikan sebagai tanaman hias.

Saat mencium bunga ini, memang aromanya sangat harum dan wangi. Sayangnya, kamu perlu berhati-hati. Sebab, hampir semua bagian bunga ini memiliki kandungan zat yang beracun, terutama bagi manusia.

Arti & Makna Bunga Rhododendron

Kira-kira apa sih arti dan makna dari bunga rhododendron? Temukan penjelasan lengkapnya di sini.

1. Melambangkan persahabatan

Digunakan sebagai simbol persahabatan, bunga ini sangat cocok diberikan untuk teman atau sahabat yang sangat kamu cintai. Disamping itu, bunga ini juga melambangkan ikatan yang sangat kuat pada setiap individu. Hal ini membuat bunga ini juga disimbolkan sebagai lambang kesetiaan antara 2 individu.

2. Memberikan perlindungan

Dengan maknanya sebagai perlindungan, maka bunga ini dijadikan sebagai simbol untuk menguatkan seseorang serta melindunginya ketika menghadapi masalah atau rintangan tertentu.

3. Simbol keagungan

Dilihat dari keindahan bentuk dan warna bunganya yang begitu mencolok, masyarakat mempercayai bahwa bunga ini dapat digunakan sebagai simbol keagungan.

Jenis-Jenis Bunga Rhododendron

Memiliki banyak varietas, ini beberapa jenis Bunga rhododendron yang sering dibicarakan:

1. Rhododendron Degronianum

Tumbuh dengan hijau daun yang mengkilap, siapa sangka ternyata bunga ini masih termasuk ke dalam varietas Rhododendron. Sedangkan, bagian bunganya berbentuk lonceng dengan warna merah muda sehingga pink.

2. Rhododendron Elviira

Ketika pertama kali melihatnya, dijamin mata kamu akan langsung terpusat pada warna merah cerahnya yang begitu sangat mendominasi tanaman ini. Uniknya, bunga ini begitu spesial karena mampu bertahan hidup di iklim yang dingin.

3. Rhododendron Catawbiense

Terakhir, varietas bunga rhododendron ini memiliki bentuk lonceng yang sangatlah indah dengan warna bunga ungu muda-ungu tua.

Cara Menanam Bunga Rhododendron

Inilah cara menanam bunga rhododendron yang bisa kamu jadikan sebagai referensi:

1. Siapkan tempat tanam yang tepat

Pertama kali, kamu harus tahu dulu seperti apa sih lingkungan yang sangat disukai oleh tanaman ini. Pada dasarnya, bunga rhododendron lebih suka hidup dan tumbuh di lingkungan parsial atau mendapatkan sinar matahari sebagian.

Sebenarnya, tumbuhan ini masih dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari langsung. Tetapi, apabila terlalu terik, kamu perlu memindahkannya. Ini untuk mencegah agar daun tidak terbakar oleh sinar matahari.

Jika ditanya, berapa jam sih sinar matahari langsung yang sebaiknya diberikan pada tanaman ini? Cukup 3-6 jam saja setiap hari.

2. Memilih media tanam terbaik

Soal media tanam, benar-benar harus selektif dalam memilih tanah yang baik. Ciri-ciri tanah yang cocok untuk tempat tumbuh Bunga rhododendron adalah tanah yang gembur, drainase yang baik, dan subur.

Tanaman ini juga tidak terlalu suka tumbuh di tanah yang terlalu banyak air. Jadi, saat menyirami tanaman jangan sampai airnya menggenang. Maka dari itu, siram tanaman dengan air secukupnya.

Di samping itu, kamu juga perlu untuk melakukan tingkat pH tanah. pH ideal untuk Bunga rhododendron adalah 4,5-6. Nah, pastikan kalau tanah kamu berada di rentang tersebutlah.

Apabila tanah sedikit basa, cobalah untuk melakukan penambahan pupuk asam. Contohnya, aluminium sulfat.

Setelah itu, campurkan dengan tanah asli. Terakhir, jangan lupa untuk mengecek kembali pH tanah.

3. Mulai Menanam

Yap, akhirnya sekarang kita masuk ke proses tanam. Waktu tanam paling tepat untuk Bunga rhododendron adalah pada saat musim semi atau musim gugur.

Kamu perlu bersabar saat menanam Bunga rhododendron. Sebab, memang butuh waktu yang cukup lama untuk benih bisa tumbuh subur.

Seperti yang telah dibahas, kamu bisa memilih media tanam berupa pot atau langsung di taman. Namun, saat menanamnya di kebun atau taman, jangan lupa memberikan jarak antar tanaman sekitar 2 kaki.

Sedangkan, untuk lubang tanamnya harus memiliki diameter sekitar 3 kali diameter dari bola akarnya. Saat mengubur akar ke dalam tanah, jangan terlalu tanam dan pastikan kalau bagian tajuk akar sudah sejajar dengan tanah.

Setelah itu tutup kembali dengan tanah hingga setengahnya. Siram dulu sebelum melanjutkan penutupan tanaman dengan tanah. Terakhir, siram kembali.

4. Proses Pemupukan

Nah inilah saat yang sangat dinantikan, ketika tanaman sudah tumbuh dengan subur, maka kamu harus memberikan bunga tersebut pupuk yang larut air. Untuk frekuensinya, cukup sekali saja dalam sebulan.

Namun, sesaat sebelum mekar, kamu harus memberikan pupuk fosfat terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk membuat bunga agar tumbuh lebih besar dengan warna yang cerah.

Pemberian pupuk 10 hari sekali, kira-kira 2-3 kali. Jika sudah mekar, barulah menggunakan pupuk nitrogen untuk menyokong pertumbuhan bagian daunnya.

Saat memberikan pupuk, tanah harus berada dalam kondisi kering. Lalu, pada keesokan harinya, jangan lupa untuk menyiram tanaman.

5. Pemangkasan tanaman

Pasti ada saatnya dimana bunga akan layu, rusak, hingga akhirnya mati. Nah, pada waktu seperti ini, kamu tidak boleh menyepelekan apalagi menunda-nunda untuk memangkas bagian tanaman tersebut.

Lantas, apa yang harus dilakukan? Pangkaslah bagian tanaman tersebut sehingga bagian cabangnya sesegera mungkin. Ini untuk meminimalisir adanya bagian lain pada bunga yang ikut rusak.

Terlebih, ketika ternyata bunga mati akibat hama/ penyakit. Tentu, apabila dibiarkan dapat menyerang bagian tanaman lain dan tanaman sekitarnya.

Tidak hanya pada kondisi rusak, mati, atau layu saja, pemangkasan juga dibutuhkan ketika kamu mendapati adanya bagian cabang yang terlalu panjang atau tumbuh terlalu berlebihan.

Dengan membungkusnya, tentu saja bentuknya akan jauh lebih baik dan rapi.

Perhatikan dengan detail terkait cara perawatan tanaman di atas agar perjuanganmu untuk melihat bunga ini tumbuh subur tidak sia-sia.

Sedang butuh buket bunga untuk merayakan momen spesial kamu dengan pasangan? Atau, sedang mencari layanan dekorasi bunga terpercaya dengan hasil memuaskan?

Sangat disayangkan sekali bila kamu baru tahu kalau ada toko bunga & florist yang selalu hadir memenuhi kebutuhan konsumennya setiap saat. Dia adalah Athaya Florist.

Memiliki beragam produk bunga menarik, kini kamu bisa pesan kebutuhan bunga secara online tanpa harus ke toko loh. Praktis banget kan? Yuk pesan bunga sekarang di Athaya agar bisa sampai sebelum momen spesialmu!

Leave A Comment

Produk Pilihan
  • uruha-buket-uang-dari-athaya-dengan-rangkaian-bunga-mawar-carnetion-baby-breath
    Uruha

    Original price was: Rp 800.000.Current price is: Rp 600.000.

  • ayu-papan-bunga-pernikahan-dari-athaya-yang-diproduksi-dan-didustribusikan-untuk-area-jateng-jawa-tengah-solo-jogjakarta-surakarta-klaten-magelang-kudus-jepara
    Ayu

    Original price was: Rp 1.000.000.Current price is: Rp 800.000.

  • ayaka-buket-bunga-dari-athaya-yang-dirangkai-dari-bunga-mawar-gompi-krisan-dan-baby-breath
    Ayaka

    Original price was: Rp 1.000.000.Current price is: Rp 900.000.

Produk Favorit
Hand Bouquet
Standing Flower
Bunga Meja