Bunga Higanbana, Bunga Cantik yang Jadi Lambang Kematian

Higanbana, sudah bisa ditebak bahwa ini merupakan nama bunga dengan unsur bahasa Jepang. Mungkin kamu juga mengira kalau bunga ini berasal dari Jepang. Ternyata, asalnya dari Korea, China, dan Nepal loh. Yuk, cari tahu informasi lebih lanjut tentang  bunga higanbana pada ulasan berikut ini.

Asal Usul Bunga Higanbana

Bunga dengan nama latin Lycoris radiata ini berasal dari daratan Korea, Nepal, dan China. Lalu, setelah itu, bunga ini masuk ke Jepang dan akhirnya tumbuh subur di Kepulauan Ryukyu.
Bunga tersebut mekar di akhir musim gugur atau musim panas, kira-kira bulan September. Akan tetapi, kadang bunga higanbana bahkan bisa saja tumbuh subur di tengah-tengah curah hujan yang tinggi.

Namun, perlu kamu tahu, tanaman ini memiliki umbi yang cukup berbahaya dan beracun. Itu sebabnya, tanaman ini biasanya hanya ditanam di pinggiran sawah. Tujuannya, agar tikus dan hama lain tidak mendekati padi.

Namun, saat ini warga Jepang bahkan sudah mulai menanamnya di sekitar makam. Mereka meyakini bahwa tumbuhan ini dapat mencegah hewan buas agar tidak memangsa jasad manusia yang mungkin  masih segar dan baru dimakamkan.

Bentuk, Warna, & Aroma Bunga Higanbana

Meski bikin kita merinding, tetapi pesona dari bunga higanbana memang tak dapat disembunyikan. Ia memiliki tampilan yang sangat menarik dengan warna yang cantik. Bunga ini memiliki nama lain red spider lily.

Jika kamu sering menonton series anime Jepang, pastinya bunga higanbana ini sering dilihat bukan? Salah satunya di “Demon Slayes: Kimetsu no Yaiba”.

Menariknya lagi, ketika bunganya mekar, justru daun-daunnya jatuh berguguran. Sedangkan, ketika daun mulai tumbuh, justru bunganya akan layu. Hal ini tentu tidak akan kamu temukan pada tanaman pada umumnya.

Sebagian orang mungkin lebih sering menjumpai bunga higanbana dengan warna merah. Namun, warna asli bunga ini justru bukan itu loh, melainkan putih dan kuning.

Arti & Makna Bunga Higanbana

Memiliki lambang sebagai simbol kematian, memang bunga ini cukup ditakuti lantaran maknanya bikin orang-orang merinding. Namun, dalam kepercayaan rakyat negeri sakura ini, orang yang sudah meninggal dunia seharusnya melintasi pantai yang lain dari sisi Sungai Sanzu Jepang untuk meneruskan kehidupan pasca wafatnya tersebut.

Sedangkan, warna merah pada bunga ini dianggap menjadi pemandu perjalanan yang telah meninggal dunia ke alam selanjutnya.

Tidak hanya itu, bunga higanbana bahkan juga dipercaya bila membawa bunga ini ke dalam rumah, bisa membuat rumah terkena bencana seperti kebakaran.

Makna lainnya adalah sebagai simbol perpisahan. Ini karena daun bunga higanbana yang tumbuh setelah bunganya layu. Karena bunga dan daun tidak akan pernah bertemu, maka orang Korea memaknai hal ini sebagai simbol dua orang yang berpisah dan tidak pernah bertemu lagi.

Manfaat Bunga Higanbana

Meski melambangkan kematian, nyatanya masih banyak kok yang percaya bahwa bunga ini dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional. Beberapa di antaranya:

  • menyembuhkan kolesterol.
  • menurunkan kadar kolesterol.
  • menyembuhkan luka borok.
  • memperlancar buang air kecil.
  • menyembuhkan batuk.
  • mengurangi peradangan dan bengkak.
  • menyembuhkan penyakit rematik

Manfaat tersebut didapatkan dari kandungan kimia atau metabolit sekunder yang terkandung di dalamnya seperti saponin, tanin, dan flavonoid.

Cara Menanam Bunga Higanbana

Berikut adalah cara menanam bunga higanbana yang mudah:

  1. Pertama, tentukan lokasi dengan paparan sinar matahari teduh sebagian.
  2. Setelah itu, pilih tanah yang memiliki sistem drainase yang baik dan kelembaban sedang.
  3. Kemudian, tanam tanaman pada akhir musim panas atau musim gugur.
  4. Gali lubang lalu tanam umbi Lycoris dengan leher tepat di atas permukaan tanah. Dengan mengubur umbi di bawah permukaan tanah. Sebab, bila mengubur umbi di bawah permukaan tanah, dapat mencegah tanaman untuk berbunga.
  5. Tanamlah umbi dengan jarak sekitar 10 cm

Tips Perawatan Bunga Higanbana

Berikut adalah beberapa tips perawatan bunga higanbana yang bisa kamu terapkan ketika budidaya bunga ini, di antaranya:

  1. Pastikan untuk menanamnya di bawah sinar matahari dengan tanah yang memiliki drainase yang sangat baik di lokasi permanen. Sebab, bunga ini tidak suka dipindah-pindahkan. Ini diketahui dapat mengganggu pertumbuhan bunga kenanga.
  2. Tanamlah umbi dengan jarak 6-12 inci di atas permukaan tanah.
  3. Bila kamu ingin membudidayakannya di lokasi yang dingin, tanamlah umbi di lokasi yang terlindungi dari suhu dingin.

Perlu diketahui, bunga higanbana ini tidak akan menghasilkan biji apapun. Jadi, ketika bunga ini tumbuh dengan rumpun yang sangat besar bahkan ukurannya sudah melebihi ruang ata media tanam, kamu bisa pisahkan dengan hati-hati lalu pindahkan dan tanam kembali umbinya di lokasi berbeda.

Berikut tutorial bila kamu mendapati bunga higanbana tumbuh dengan ukuran yang sudah melebihi batasnya:

  1. Sirami umbi untuk menggemburkan tanah.
  2. Gunakanlah sekop untuk menggali umbi dengan hati-hati.
  3. Pisahkan umbi dengan menariknya.
  4. Lalu, ditanam kembali umbi di lokasi yang sesuai. Jangan lupa untuk memberikan jarak setidaknya 6 inci lalu lakukan penyiraman dengan air.

Menariknya, umbi ini tidak pernah menyusut seperti umbi pada umumnya selama masih diberikan pupuk secara rutin. Bahkan, ada loh pembudidaya yang justru merawat umbi selama beberapa dekade.

Nah, itulah cara merawat dan menanam bunga higanbana. Tertarik untuk menanamnya juga di rumah? Jangan lupa untuk mencatat beberapa informasi penting di atas ya agar tanaman ini dapat tumbuh dengan subur.

Pesan Rangkaian dan Buket Bunga di Athaya Florist

Bicara soal bunga, kamu kini bisa mendapatkan bunga impian kamu di Athaya Florist. Athaya merupakan toko florist yang siap menyediakan kebutuhan hadiah untuk momen spesial kamu.

Mulai dari hampers, parcel, buket bunga, bunga salib, rangkaian bunga, hingga papan bunga menarik. Kami juga melayani pengiriman di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, bekasi, Bandung, Sukabumi, dan Karawang.

Bila kamu butuh konsultasi lebih lanjut, bisa hubungi kamu melalui athaya.co.id.

Leave A Comment

Produk Pilihan
  • sofia-papan-bunga-pernikahan-dari-athaya-dengan-variasi-beberapa-warna-rangkaian-bunga
    Sofia

    Original price was: Rp 1.100.000.Current price is: Rp 900.000.

  • rachel-bunga-meja-dari-athaya-untuk-pemberian-ulang-tahun-orang-terkasih
    Rachel

    Original price was: Rp 2.000.000.Current price is: Rp 1.200.000.

  • iliana-bunga-papan-ucapan-dari-athaya-untuk-daerah-lombok-dan-ntb-nusa-tenggara-barat
    Iliana

    Original price was: Rp 900.000.Current price is: Rp 700.000.

Produk Favorit
Hand Bouquet
Standing Flower
Bunga Meja