
Banyak istilah baru yang mulai bermunculan dalam hubungan, salah satunya no face no case. Kalau diterjemahkan per kata, artinya tidak ada wajah tidak ada pelindung. Namun, apa sih sebenarnya arti no face no case dalam sebuah hubungan? Apakah artinya hubungan yang tidak memperlihatkan wajah atau seperti apa? Ini penjelasan lengkapnya.
Arti No Face No Case dalam Sebuah Hubungan
Dalam beberapa tahun terakhir, seringkali beberapa pasangan mengupload foto pasangannya namun justru ditutupi dengan stiker, emoji, diblur, atau bahkan hanya menampakkan tangannya saja. Nah, seperti inilah kira-kira gambaran dari istilah no face no case.
Arti no face no case dalam sebuah hubungan yaitu tidak menampilkan wajah pasangan sama sekali di media sosial. Tujuannya, tentu untuk menjaga privasi dan kenyamanan satu sama lain sehingga bisa melindungi pasangan dari komentar yang dapat mengganggu hubunganya.
Kita tahu bahwa tidak semua pasangan ingin hubungannya diketahui oleh publik. Alasannya, bisa jadi karena keluarga atau alasan pribadi seperti kenyamanan. Sebenarnya ada plus minus hubungan dengan prinsip no face no case ini.
Namun, umumnya perasaan akan merasa jauh lebih tenang ketika tak ada orang lain yang mengusik hubungannya. Ini juga membuat pasangan merasa lebih aman dan terlindungi dari komentar negatif atau pertanyaan yang tidak penting.
Kadang, tidak semua orang harus tahu hubungan asmaramu. Adakalanya, kita memutuskan untuk lebih memilih pribadi demi ketenangan dalam hidup.
Kenapa Memilih No Face No Case dalam Sebuah Hubungan?
Setiap orang mungkin punya alasan berbeda. Namun, kami telah merangkum beberapa alasan yang mungkin menjadi pertimbangan mereka untuk memilih no face no case dalam sebuah hubungan. Ini dia ulasan lengkapnya.
1. Menjaga privasi hubungan
Hubungan asmara bersifat cukup pribadi dan rasanya tidak perlu untuk diumbar di sosial media, cukup mencintai dan menikmati masa indah tersebut berdua. Melakukan hal romantis dengan tujuan untuk konsumsi publik akan membuat hubunganmu tidak tenang serta mengundang banyak mata untuk menilai asmaramu.
2. Trauma dari hubungan sebelumnya
Tahukah kamu seseorang yang pernah gagal dalam hubungan sebelumnya mungkin merasa belum siap untuk mempublikasikan pasangan barunya. Biasanya, mereka sudah belajar bahwa tidak semua kebahagiaan itu harus dibagikan di media sosial. Sebab, ini hanya akan menjadi sorotan publik yang kadang bisa menjadi senjata untuk melukai kamu kembali.
3. Tidak butuh validasi orang lain
Nah, poin kali ini tak kalah penting, bahwa yang menjalani hubungan adalah kamu dan pasangan. Maka dari itu, menurut mereka tidak perlu berpacu-pacu mendapatkan lebih banyak engagement dari postingan romantis bersama pasangan.
Kamu tidak perlu memvalidasi hubunganmu lewat likes, komentar, atau respons dari media sosial. No face no case menjadi cara ampuh untuk menunjukkan bahwa kita juga bisa bahagia tanpa adanya validasi dari orang lain.
Itulah arti no face no case dalam sebuah hubungan. Bukan berarti menyembunyikan pasangan dan malu memilikinya, melainkan ini salah satu cara untuk menjaga hubungan agar selalu tenang dan nyaman.
Tidak selamanya rasa cinta harus ditunjukkan melalui postingan media sosial. Cara sederhana seperti kirim bunga dari Athaya pada pasangan jauh lebih romantis dan tetap menjaga privasi hubunganmu loh. Sekarang, pesan bunga di Athaya bisa loh lewat online dan bisa kirim ke seluruh penjuru Indonesia.






































